Hari itu, saya bersama D'Problem yang jumlah
anggotanya 7 orang akan mengunjungi sebuah wisata yang letaknya berada di
banyuwangi yaitu G-land. Perjalanan dari kota kami Probolinggo menuju Banyuwangi
menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam dengan menaiki kereta api jurusan
Probowangi. Sesampainya disana saya langsung bertemu dengan ibu karena memang
pada saat berencana untuk mengunjungi wisata di kota banyuwangi, saya
mengkabarkan kepada ibu untuk menjemput di stasiun karena ibu saya juga, dan
akhirnya kami makan siang di banyuwangi tanpa mengeluarkan uang karena sudah
ada ibu saya yang membayarnya.
Setelah kami merasa kenyang, kami melanjutkan
perjalanan menuju Alas Purwo dengan menaiki angkot dan kami sudah saling negosiasi
harga untuk sampai langsung di area pos Alas Purwo. Sesampainya disana, sopir
angkot memberikan saran kepada kami karena memang tempatnya yang seram, kami
dilarang mencuri benda apapun yang berada disana, berkata kotor, kencing
sembarangan, berzina (padahal anggota kami semuanya laki laki). Kamipun
melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki sejauh 12 km dengan jalanan yang bukan
aspal serta pemandangan penuh pohon pohon rindang. Untungnya kami membawa
cadangan air minum yang banyak sehingga pada saat berjalan kami tidak kehabisan
air minum, bahkan sempat juga di tengah hutan kami istirahat sambil minum kopi
karena kami membawa termos yang di dalamnya terdapat air panas.
Sesampainya disana kami dikejutkan dengan
pemandangan yang indah serta orang asing yang jauh lebih banyak daripada
penduduk lokal banyak juga hewan yang kami jumpai seperti : rusa; babi hutan;
kera; dan yang lainnya. Kami beristirahat di area tower yang sudah di sediakan
disana seperti yang seperti bangunan kayu tanpa tembok dan bertingkat. Haripun
sudah mulai sore dan kami pun segera memasak untuk makan karena setelah
perjalanan 12 km kami banyak menguras tenaga, setelah menyiapkan semuanya,
banyak kera yang menghampiri kami, tidak lama kemudian ada seekor kera yang
mendekat dari belakang, kami bergegas untuk mengusirnya namun ada seekor kera
lagi yang lari mendekat dibagian depan dan sudah mencuri mie instan yang telah
kami siapkan untuk bahan masakan. Rasa kesal penuh tawa yang kami rasakan
karena hilangnya salah satu cadangan makanan serta tingkah salah satu teman
yang loncat loncat mengejar kera yang telah mencuri mie instan itu. Penjagaan
pun kami lakukan, saya bersama teman membawa senjata sederhana dari batang
pohon yang panjang bertujuan untuk mengusir kera yang mendekat, dan yang lainnya
menyiapkan makanan dan minuman. Kopi yang kita minum berbeda rasanya dari kopi
kopi yang seperti biasanya, karena air yang kami ambil dari salah satu sumber
air kran di daerah tersebut adalah air payau. Namun dengan canda gurau bersama
kawan kawan menghilangkan rasa kopi yang tidak enak tersebut.
Tak terasa hari sudah semakin gelap dan tentunya
kita sudah makan lagi pada malam itu, kami lanjutkan dengan duduk santai di
sebuah bebatuan di atas tepi pantai dan mendengarkan suara ombak dengan suasana
yang seram sepi sunyi, berbeda pada malam malam yang pernah kami jumpai, namun
tidak ada penampakan atau suara yang kami dengar selain suara ombak yang
lumayan keras, kami ngobrol sampai kami merasa ngantuk dan memutuskan untuk
beristirahat.
Keesokan harinya kami lihat di pantai banyak orang
asing yang sedang bermain air (Surfing) dan berjemur, kami juga bergegas
menyiapkan makanan lagi dan bergegas untuk pulang dengan berjalan kaki lagi
sejauh 12 km untuk sampai ke pos, setelah itu kami beristirahat di pos pertama
untuk memasuki wisata G-land itu. Karena pada Alas Purwo ke kota jaraknya
sangat jauh kami memutuskan untuk menunggu truk yang hendak pergi ke kota untuk
ditumpangi. Sampailah di kota dan melanjutkan perjalanan menuju kota tercinta
dengan menaiki bus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar